Wednesday, March 27, 2013

Konsep Sehat, Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental, dan Pendekatan Kesehatan Mental


TULISAN 1

A. Konsep Sehat

Kesehatan mental berasal dari dua kata, yaitu “kesehatan” dan “mental”.  Kesehatan berasal dari kata “sehat” (kondisi fisik). Sedangkan “mental” adalah kepribadian yang merupakan kebulatan dinamik yang tercermin dalam cita-cita, sikap, dan perbuatan. Mental adalah semua unsur-unsur  jiwa termasuk pikiran, emosi, sikap, dan perasaan yang dalam keseluruhan atau kebulatannya akan menentukan tingkah laku, cara menghadapi suatu hal yang menekan perasaan, mengecewakan, atau yang menggembirakan dan menyenangkan.
  • Pengertian sehat menurut WHO (1947) adalah suatu keadaan kesejahteraan dimana individu menyadari kemampuan sendiri, dapat mengatasi tekanan yang normal dari kehidupan, dapat bekerja secara produktif dan baik, dan mampu memberikan kontribusi bagi dirinya sendiri dan masyarakat.
  • Pengertian sehat menurut Pender (1982) adalah perwujudan individu yang diperoleh melalui kepuasan dalam berhubungan dengan orang lain (aktualisasi).
  • Pengertian sehat menurut Paune (1983) adalah fungsi efektif dari sumber-sumber perawatan diri (self care resources) yang menjamin tindakan untuk perawatan diri (self care actions) secara adekual.

Self care resources: Mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Self care actions: Perilaku sesuai dengan tujuan. Diperlukan untuk memperoleh, mempertahankan dan meningkatkan fungsi psikososial dan spiritual. 

Karakteristik  Mental yang Sehat

1. Terhindar dari Gangguan Jiwa

Zakiyah Daradjat (1975) mengemukakan perbedaan antara gangguan jiwa (neurose) dengan penyakit jiwa (psikose), yaitu: neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya yang kena psikose tidak. 
Neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas dan masih hidup dalam alam kenyataan pada umumnya. sedangkan yang kena psikose kepribadiaannya dari segala segi (tanggapan, perasaan/emosi, dan dorongan-dorongan) sangat terganggu, tidak ada integritas, dan ia hidup jauh dari alam kenyataan.

2. Dapat menyesuaikan diri

Penyesuaian diri (self adjustment) adalah proses untuk memperoleh atau memenuhi kebutuhan (needs satisfaction)dan mengatasi stres, konflik, frustasi, serta masalah-masalah tertentu dengan cara-cara tertentu. Seseorang dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai denagn norma agama.

3. Memanfaatkan potensi semaksimal mungkin

Individu yang sehat mentalnya mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kualitas dirinya. Pemanfaatan itu seperti dalam kegiatan-kegiatan belajar (dirumah, sekolah atau dilingkungan masyarakat), bekerja, berorganisasi, pengembangan hobi, dan berolahraga.

4. Tercapai kebahagiaan pribadi dan orang lain

Orang yang sehat mentalnya menampilkan perilaku atau respon-responnya terhadap situasi dalam memenuhi kebutuhannya, memberikan dampak yang positif bagi dirinya dan atau orang lain. Mempunyai prinsip tidak mengorbankan hak orang lain demi kepentingan dirnya sendiri di atas kerugian orang lain. Segala aktivitasnya ditujukan untuk mencapai kebahagiaan bersama.
Karakteristik pribadi yang sehat mentalnya juga dijelaskan pada tabel sebagai berikut (Syamsu Yusuf LN ; 1987).

ASPEK PRIBADI
KARAKTERISTIK
Fisik
Perkembangannya normal.
Berfungsi untuk melakukan tugas-tugasnya.
Sehat, tidak sakit-sakitan.
Psikis
Respek terhadap diri sendiri dan orang lain.
Memiliki Insight dan rasa humor.
Memiliki respons emosional yang wajar.
Mampu berpikir realistik dan objektif.
Terhindar dari gangguan-gangguan psikologis.
Bersifat kreatif dan inovatif.
Bersifat terbuka dan fleksibel, tidak difensif.
Memiliki perasaan bebas untuk memilih, menyatakan pendapat dan bertindak.
Sosial
Memiliki perasaan empati dan rasa kasih sayang (affection) terhadap orang lain, serta senang untuk memberikan pertolongan kepada orang-orang yang memerlukan pertolongan (sikap alturis).
Mampu berhubungan dengan orang lain secara sehat, penuh cinta kasih dan persahabatan.
Bersifat toleran dan mau menerima tanpa memandang kelas sosial, tingkat pendidikan, politik, agama, suku, ras, atau warna kulit.
Moral-Religius
Beriman kepada Allah, dan taat mengamalkan ajaran-Nya.
Jujur, amanah (bertanggung jawab), dan ikhlas dalam beramal.

Uraian diatas, menunjukan ciri-ciri mental yang sehat, sedangkan yang tidak sehat cirinya sebagai berikut :
  •      Perasaan tidak nyaman (inadequacy) 
  •      Perasaan tidak aman (insecurity)
  •      Kurang memiliki rasa percaya diri (self-confidence)
  •      Kurang memahami diri (self-understanding)
  •      Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial
  •      Ketidakmatangan emosi
  •      Kepribadiannya terganggu
  •  Mengalami patologi dalam struktur sistem syaraf (Thorpe, dalam Schneiders, 1964; 61).
Sumber: 
Yusuf, Syamsu. 2004. Mental Hygiene Perkembangan Kesehatan Mental dalam kajian
Psikologi dan agama. Bandung: Pustaka Bani Quraisy Bandung.
Semiun, Yustinus. 2006. Kesehatan Mental. Yogyakarta: Kanisius.
Sutardjo A. Wiraminardja. 2010. Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: Refika Aditama.
Syamsu Yusuf. 2009. Mental Hygiene. Bandung : Maestro.
http://www.konselorsekolah.com/2012/12/kesehatan-mental.html

B. Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Sejarah kesehatan mental terbagi menjadi 2 periode yaitu periode pra-ilmiah dan periode ilmiah.

1.    Periode pra-ilmiah

Sejak zaman dahulu, sikap terhadap gangguan mental telah muncul dalam konsep primitif animisme (kepercayaan roh-roh atau dewa-dewa). Orang Yunani percaya gangguan mental terjadi karena dewa marah dan membawa pergi jiwanya. Untuk menghindari kemarahannya, merka mengadakan perjamuan.
Perubahan sikap terhadap tradisi animisme terjadi pada jaman Hipocrates (460-467). Dia dan pengikutnya mengembangkan pandangan revolusioner dalam pengobatan kesehatan mental, yaitu dengan pendekatan naturalisme. Aliran berpendapat bahwa gangguan mental atau fisik akibat dari alam.
Dalam perkembangan selanjutnya, pendekatan naturalistik ini tidak dipergunakan lagi. Dokter Perancis, Philipe Pinel (1745-1826) menggunakan filsafat politik dan sosial untuk memecahkan problem penyakit mental. Ia seorang kepala Rumah Sakit Bicetre di Paris. Dirumah sakit ini pasienya yang maniac dirantai, diikat ditembok, ditempat tidur selama 20 tahun atau lebih. Akhirnya, banyak yang berhasil.

2.    Era ilmiah (Modern)

Perubahan yang sangat berarti dalam sikap dan era gangguan mental yaitu dari animisme (irrasional) dan tradisional kesikap dan cara yang rasional (ilmiah), terjadi saat berkembangnya psikologi abnormal dan psikiatri di Amerika Serikat tahun 1783. Ketika itu Benyamin Rush (1745-1813) sebagai staff medis di rumah sakit Penisylvania, terdapat 24 pasien yang dianggap lunaties (orang-orang gila atau sakit ingatan). Rush melakukan usaha lain selain mengurung dan mengguyur air terhadap pasienya, yaitu dengan cara :
  •     memberikan motivasi (dorongan) untuk ingin bekerja
  •     refreshing (mencari kesenangan).
Perkembangan kesehatan mental dipengaruhi gagasan, pemikiran, dan inspirasi para ahli, terutama 2 tokoh perintis ini yaitu : Dorothea Lynde Dix dan Clifford Whittingham Beers orang yang mendedikasikan hidupnya dalam bidang pencegahan gangguan mental. Berkat usaha Dix dia dapat membangun 32 rumah sakit jiwa di Amerika.
Selama dekade 1900-1909 beberapa organisasi kesehatan mental telah didirikan, seperti American Social Hygiene Association (ASHA) dan American Federation For Sex Hygiene. Perkembangan gerakan kesehantan mental tidak lepas dari Clifford Whittingham Beers (1876-193) karena jasanya ia dinobatkan sebagai “The Founder Of The Mental Hygiene Movement”. Beers juga mengeluarkan Otobiografinya sebagai mantan penderita gangguan mental yang berjudul “A Mind That Found Itself” dan dia juga merancang program yang bersifat nasionaluntuk mereformasikan program, penyebaran informasi, prndorongan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dan pengembangan praktik-praktik untuk mencegah gangguan mental.
Aldof Mayer yang tertarik terhadap program Beers menamakan gerakan itu dengan nama “Mental Hygiene”. Tahun 1908 sebuah organisasi pertama didirikan dengan nama Connectievt Society For Mental Hygiene. Tahun 19 febuari 1909 didirikan National Commitye Siciety For Mental Hygiene, Berrs menjadi sekretarisnya.
Tujuan organisasi ini bertujuan:
  •     melindungi
  •     menyusun perawatan
  •     meningkatkan studi
  •     menyebarkan pengetahuan
  •     mengkoordinasikan lembaga-lembaga untuk pasien gangguan mental.
Pada tanggal 3 juli 1946, presiden Amerika Serikat menandatangani “The National Mental Health Act”. Dokumen blueprint yang komprehensif, berisi program jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan mental seluruh warga masyarakat. Pada tahun 1950 organisasi mental terus bertambah dengan berdirinya National Association For Mental Health berkerjasama dengan 3 organisasi yaitu : National Commitye Siciety For Mental Hygiene, National Mental Health Foundation, dan Psychiatric Foundation. Kesehatan mental terus berkembang tahun 1075 di Amerika serika terdapat lebih dari 1000 tempat perkumpulan kesehatan mental. Dibelahan dunia lain gerakan kesehatan mental dikembangkan melalui World Federation For Mental Health Organization.
Psikologi kesehatan dimulai tahun 1970-an hingga awal 1980-an. Seiring datangnya abad 21 kita melihat pisikologi kesehatan tumbuh dengan sangan signifikan. Komunitas dan asosiasi psikologis mulai membentuk divisi atau departemen sendiri. Pertarunagn secara teoritis dan historis untuk memahami kaitan antara mental (pikiran, emosi dll.) dengan kondisi sehat (fisiologis).

Gangguan Mental yang Tidak Dianggap Sebagai Sakit

a.       Tahun 1600 dan sebelumnya

Dukun asli Amerika (Indian) disebut sebagai “penyembuh” (healer,

shaman) orang yang mengalami gangguan mental. Menyembuhkan dengan
cara memanggil kekuatan supranatural dan menjalani ritual penebusan
dan pensucian.

Masyarakat saat itu menganggap orang yang mengalami gangguan mental

karena mereka dimasuki oleh roh-roh yang ada di sekitar.

b.      Tahun 1692


Di Amerika, orang yang mengalami gangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir atau dirasuki setan sehingga masyarakat takut dan membenci orang yang dianggap memiliki kekuatan sihir.
John Locke (1690) dalam tulisannya yang berjudul “An Essay Concerning Understanding”, menyatakan terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untuk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus-menerus. 


Gangguan Mental yang Dianggap Sebagai Sakit

a.       Tahun 1724


Pendeta Cotlon Mather (1663-1728) mematahkan takhayul masyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dengan memajukan penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri. Mereka dilihat sebagai orang yang dirasuki setan atau dicirikan sebagai dikuasai sifat-sifat kebinatangan sehingga mereka menjadi subjek  penangan yang menyedihkan.

b.       Tahun 1812


Benjamin Rush (1745-1813) salah satu pengacara yang menangani masalah penanganan penyakit mental secara manusiawi dengan publikasinya yang berjudul “Medical Inquiries and Observations Upon Diseases of the Mind”. Buku tersebut merupakan buku teks psikiatri Amerika pertama.

c.       Tahun 1830-1860


Di Inggris timbul optimisme dalam menangani pasien sakit jiwa (Therapeutic Optimism)Hali ini disebabkan berkembangnya teori dan teknik dalam menangani orang sakit jiwa di rumah sakit jiwa.

d.      Tahun 1843


Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit, namun hanya ada 2.561 tempat tidur yang tersedia untuk menangani penyakit mental di Amerika Serikat.

e.       Tahun 1908


Cifford Beers (1876-1943) menderita manis depresif pada tahun 1900. Beers kemudian mendirikan Masyarakat Connectcat untuk Mental Hygiene. Tahun berikutnya, berubah menjadi Komite Nasional untuk Mental Higiene (The National Committee for Mental Hygiene), yaitu pendahulu Asosiasi Kesehatan Mental Nasional (National Mental Health Association) saat ini.
Tujuan Asosiasi ini:
1. Memperbaiki sikap masyarakat terhadap penyakit mental dan penderita sakit mental.
2. Memperbaiki pelayanan terhadap penderita sakit mental.
3. Bekerja untuk pencegahan penyakit mental dan mempromosikan kesehatan mental.

f.       Tahun 1909


Sigmund Freud mengunjungi Amerika dan mengajar psikoanalisis di Universitas Clark di Worcester, Massachusetts.

g.      Tahun 1910


Emil Kraepelin pertama kali menggambarkan penyakit Alzheimer dan juga mengembangkan alat tes yang dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan epilepsi.

h.      Tahun 1918


Asosiasi Psikoanalisa Amerika membuat aturan hanya orang yang telah lulus dari seolah kedokteran dan menjalankan praktek psikiatri yang dapat menjadi calon untuk pelatihan psikoanalisa.

i.         Tahun 1920-an


Komite nasional untuk Mental Hygiene menghasilkan satu set model undang-undang komitmen yang dimasukkan ke dalam aturan pada beberapa bagian.

j.        Tahun 1930-an


Psikiater mulai menginjeksikan insulin yang menyebabkan shock dan koma sementara sebagai suatu treatment untuk penderita Schizofrenia.

k.      Tahun 1940


Elektroterapi, yaitu terapi dengan cara mengaplikasikan listrik ke otak.

l.        Tahun 1950


Dibentuk Nasional Association of Mental Health (NAMH) merupakan merger dari tiga organisasi, yaitu National Committee for Mental HygieneNational Mental Health Foundation, dan Psychiatric Foundation.

m.    Tahun 1960-an


Obat-obat antipsikotik konvensional sepeti haloperidol digunakan pertama kali untuk mengontrol simtom-simtom yang positif (nyata) pada penderita psikosis.


Gangguan Mental Dianggap Sebagai Bukan sakit


a.      Tahun 1979


NAMH menjadi The National Mental Health Association (NMHA).

b.     Tahun 1980


Munculnya perawatan yang terencana, yaitu dengan opname dirumah sakit dalam jangka waktu yang pendek.


Melawan Diskriminasi Terhadap Gangguan Mental

a.       Tahun 1990


NMHA memainkan peran dalam melindungi warga amerika yang cacat mental dan fisik dari diskriminasi seperti pekerjaan, transportasi, telekomunikasi dan pelayanan pemerintah pusat.

b.      Tahun 1994


Obat Antipsikotik atipikal yang pertama diperkenalkan.


Sumber:  Kholil Rochman Lur. 2010. Kesehatan Mental. Purwokerto : Fajar Media Press.
                  Ian P. Albery dan Marcus Munafo. 2011. Psikologi Kesehatan. Yogyakarta : Mitra Setia.
                  Drs.Yustinus Semiun, OFM. 2006. Kesehatan Mental 1. Jakarta: Kanisius Watsongko, Madto. 1994. Salat
                           Jadi Obat. Jakata: EGC




C. Pendekatan Kesehatan Mental

Para ahli membagi 3 orientasi umum dan pola-pola wawasan kesehatan mental, yaitu :

1.      Orientasi Klasik

Banyak digunakan dalam dunia kedokteran, termasuk psikiatri. Menurut orientasi ini, individu sehat adalah individu yang tidak memiliki keluhan, seperti ketegangan, rasa lelah, cemas, rendah diri, atau perasaan tak berguna, yang menimbulkan perasaan “sakit” atau “perasaan tak sehat”, serta mengganggu efisiensi dan efektifitas kegiatan sehari-hari. Individu yang sehat adalah individu yang tidak mempunyai keluhan secara fisik dan mental. 


2.      Orientasi Penyesuaian Diri

Landasan orientasi ini adalah pendekatan yang menegaskan bahwa manusia pada umumnya adalah makhluk yang sehat secara mental. Dengan pandangan tersebut, penentuan sehat atau sakit mental dilihat sebagai derajat kesehatan mental. Kesehatan mental dipahami sebagai kondisi kepribadian individu secara utuh. Penentuan derajat kesehatan mental bukan hanya berdasarkan jiwanya tetapi juga berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan individu dalam lingkungannya.



Kesehatan mental adalah kemampuan individu untuk secara aktif menyesuaikan diri sesuai tuntutan kenyataan di sekitarnya, yang merujuk pada tuntutan yang berasal dari masyarakat yang secara konkret mewujud dalam tuntutan orang-orang yang ada di sekitarnya. Penyesuaian diri ini tidak mengakibatkan perubahan kepribadian, stabilitas diri tetap terjaga, dan tetap memiliki otonomi diri. Individu dapat menerima apa yang ia anggap baik dan menolak apa yang ia anggap buruk berdasarkan pegangan normatif yang ia miliki


3.      Orientasi Pengembangan Potensi

Menurut orientasi ini, kesehatan mental terjadi bila potensi-potensi kreatifitas, rasa humor, rasa tanggung jawab, kecerdasan, kebebasan bersikap dapat berkembang secara optimal sehingga mendatangkan manfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungan disekitarnya. Individu dianggap mencapai taraf kesehatan mental, bila mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensialitasnya menuju kedewasaan sehingga dapat dihargai oleh orang lain dan dirinya sendiri.

Individu yang sehat mental adalah individu yang dapat dan mampu mengembangkan dan memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya untuk kegiatan yang positif-konstruktif, sehingga dapat meningkatkan kualitas dirinya. Pemanfaatan dan pengembangan potensi ini dapat dipergunakan dalam kegiatan dan kehidupan sehari-hari.


Sunday, November 25, 2012

Penggunaan Internet Dalam Ilmu Psikologi

Internet merupakan salah satu fasilitas yang dapat memudahkan manusia untuk melakukan segala kegiatannya. Internet memiliki berbagai dampak positif bagi manusia, salah satunya dalam bidang ilmu pendidikan. Dengan adanya internet, kita tidak hanya dapat saling berbagi informasi, namun juga dapat saling berbagi berbagai ilmu satu dengan yang lain khususnya pada bidang Psikologi.


Sebagai salah satu media dalam bidang pendidikan, internet dapat memberikan manfaat, yaitu:
  • Sebagai media interpersonal dan massa yang berkaitan erat dengan bidang Psikologi
  • Bersifat interaktif
  • Memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron

Hal tersebut memungkinkan para pelajar ataupun orang yang berkaitan dalam bidang Psikologi untuk melakukan komunikasi dengan sumber ilmu secara lebih luas. Internet menunjang para pelajar bidang Psikologi yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan. Mereka yang sama-sama berkaitan dengan dunia Psikologi tetap dapat berkomunikasi dalam bentuk komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat dimanfaatkan sebagai media diskusi, dimana pakar atau pengajar dan orang-orang tersebut akan berdiskusi bersama anggota mailing list. Metode tersebut mampu menghilangkan jarak mereka anatar satu dengan yang lain. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi cara diskusi, pembelajaran, dan berbagi ilmu Psikologi yang efektif.

Beberapa manfaat internet dalam dunia Psikologi antara lain :

  • Arus informasi mengenai Psikologi tetap mengalir setiap waktu tanpa ada batasan waktu dan tempat
  • Memudahkan pengguna untuk mendapatkan resource Psikologi yang lengkap
  • Aktivitas pembelajaran mengenai ilmu Psikologi meningkat
  • Daya tampung orang-orang yang terlibat dalam dunia Psikologi meningkat
  • Meningkatkan learning outcomes Psikologi baik kuantitas maupun kualitas
  • Membantu upaya pengembangan ilmu dan pemaksimalan dalam aplikasi ilmu Psikologi
Salah satu contoh penerapan internet dalam bidang Psikologi yaitu E-counseling (E-mail Counseling)Internet menawarkan proses Psikoterapis yang menggunakan media komunikasi yang baru, melalui media tersebut mereka dapat memberikan intervensi Psikoterapi. E-counseling merupakan pelayanan intervensi Psikologi yang dilakukan melalui internet, dimana proses terapi terlebih dahulu dilakukan, kemudian menyusun rencana dalam melakukan intervensi Psikologi secara face-to-face. E-counseling membantu terapis mengumpulkan sejumlah data yang terkait dengan kliennya sebelum akhirnya terapis dan klien sepakat untuk bertemu secara langsung untuk melakukan proses terapis selanjutnya.



Jejaring Sosial


Saat ini situs jejaring sosial sangat mendunia. Jejaring sosial saat ini bukanlah hal yang asing dalam kehidupan masyarakat Indonesia terutama pada kalangan remaja. Jejaring sosial dapat memberikan dampak positif dan negatif bagi penggunanya. Namun, tahukah anda apa itu situs jejaring sosial?
Situs jejaring sosial adalah situs media atau wadah yang disediakan secara gratis dengan syarat tertentu dan biasanya bersifat gratis dan online. Banyak fasilitas yang disediakan jejaring sosial yaitu membuat berbagai jaringan pertemanan, bisnis, fans, mencari teman lama, dan lain sebagainya.

Seiring pesatnya perkembangan teknologi, terdapat berbagai macam situs jejaring sosial online seperti Twitter, Facebook, Tagged, Friendster, MySpace, dan lain sebagainya.
Dengan semakin menjamurnya situs jejaring sosial tersebut, tentunya dapat memberikan dampak negatif dan positif bagi si pengguna. Oleh sebab itu, pengguna harus dapat menyeleksi secara ketat penggunaan jejaring sosial agar tidak menyebabkan ketergantungan.
Dampak positif :
  • Media yang bersifat gratis memudahkan pengguna untuk membentuk jaringan sosial, mulai dari teman lama, saat ini hingga teman yang baru.
  • Memudahkan pengguna untuk berkomunikasi dari satu teman dengan teman yang lain, baik secara real time ataupun offline.
  • Bagi pemula terutama kalangan remaja, media ini sangat membantu dan mendidik terutama dalam mengenal dan mengawali dunia internet.
  • Dapat dimanfaatkan sebagai media promosi atau iklan dan pemberitahuan secara uptodate.
  • Memberikan manfaat hiburan lainnya seperti komunitas, kuis, game, dan lain-lain yang dapat menambah pengetahuan kita tentang teknologi maupun hal universal.


Dampak negatif :
  • Dapat menimbulkan ketergantungan.
  • Dengan fasilitas yang beragam yang disediakan dalam media tersebut, secara tidak langsung pengguna dituntut untuk meluangkan waktu bahkan terkadang secara tidak sadar menghabiskan banyak waktu dengan menjadikan media tersebut sebagai prioritas utama.
  • Menciptakan dunia maya yang terkadang lebih mendominasi daripada dunia nyata.
  • Dengan menganggap kebebasan berpendapat dan berekpresi dalam media sosial, menjadikan media tersebut seperti media privasi walaupun apa yang pengguna informasikan dapat dilihat oleh orang lain maupun orang yang telah ada dalam daftar pertemanan si pengguna dan tidak dapat dipastikan bahwa orang tersebut baik seperti apa yang pengguna pikirkan.
  • Pandangan sebelumnya untuk “memanfaatkan” media tersebut, secara perlahan pengguna yang akan “dimanfaatkan” oleh media tersebut karena media tersebut banya bergerak di dunia iklan.


Tuesday, November 6, 2012

Nettiquette (Etika Berinternet)


Internet merupakan salah satu media interaktif yang memberikan kemudahan bagi kita, kita tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan uang hanya untuk berinteraksi dengan orang lain. Dengan Internet, kita dapat langsung berinteraksi dengan berbagai orang sekaligus walaupun kita belum atau tidak mengenalnya secara visual.

Internet juga memiliki banyak kelemahan. Beberapa kelemahan Internet sebagai media interaktif, yaitu:

1. Kita tidak tahu kondisi emosi lawan interaktif
2. Kita tidak tahu karakter lawan interaktif
3. Kita bisa dengan tidak sengaja menyinggung perasaan seseorang

Istilah yang dikenal sebagai 'Netiket' atau Nettiquette. Netiket adalah etika dalam berkomunikasi di dunia maya. Di bawah ini beberapa etika untuk berkomunikasi dalam sebuah forum atau milist :

1. Jangan Gunakan Huruf Kapital

Karena penggunaan karakter huruf bisa dianalogikan dengan suasana hati si penulis. Huruf kapital mencerminkan penulis yang sedang emosi, marah atau berteriak. Walau begitu, ada kalanya huruf kapital dapat digunakan untuk memberi penegasan maksud. Tapi yang harus dicatat, gunakanlah penegasan maksud ini secukupnya saja, satu - dua kata dan jangan sampai seluruh kalimat atau paragraf.

2. Kutip Seperlunya
Ketika anda ingin memberi tanggapan terhadap postingan seseorang dalam satu forum, maka sebaiknya kutiplah bagian terpentingnya saja yang merupakan inti dari hal yang ingin anda tanggapi dan buang bagian yang tidak perlu. Jangan sekali - kali mengutip seluruh isinya karena itu bisa membebani bandwith server yang bersangkutan dan bisa berakibat kecepatan akses ke forum menjadi terganggu.

3. Perlakuan Terhadap Pesan Pribadi
Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan kepada anda secara pribadi (private message), Anda tidak sepatutnya mengirim atau menjawabnya kembali ke dalam forum umum.

4. Hati-hati Terhadap Informasi atau Berita Hoax

Tidak semua berita yang beredar di Internet itu benar adanya. Seperti halnya spam, hoax juga merupakan musuh besar bagi para kebanyakan netter. Maka sebelum anda memforward pastikanlah terlebih dahulu bahwa informasi yang ingin anda kirim itu adalah benar adanya. Jika tidak, maka anda dapat dianggap sebagai penyebar kebohongan yang akhirnya kepercayaan orang - orang di sekitar anda pun akan hilang.

5. Ketika 'Harus' Menyimpang Dari Topik (Out Of Topic atau OOT)

Ketika Anda ingin menyampaikan hal yang diluar topik (OOT) berilah keterangan, supaya subject dari diskusi tidak rancu.

6. Hindari Personal Attack

Ketika anda tengah dalam situasi debat yang sengit, jangan sekali - kali Anda menjadikan kelemahan pribadi lawan sebagai senjata untuk melawan argumentasinya. Sebab, ini hanya akan menunjukkan seberapa dangkal pengetahuan Anda. Lawan argumentasi hanya dengan data atau fakta saja, sedikit langkah diplomasi mungkin bisa membantu. Tapi ingat, jangan sekali - kali menggunakan kepribadian lawan diskusi sebagai senjata sekalipun ia adalah orang yang Anda benci. Budayakan sikap Diskusi yang sehat, bukan debat kusir.

7. Kritik dan Saran yang Bersifat Pribadi Harus Lewat PM (Personal Message)

Jangan mengkritik seseorang di depan forum. Ini hanya akan membuatnya rendah diri. Kritik dan saran yang diberikan pun harus bersifat konstruktif, bukan destruktif. Beda bila kritik dan saran itu ditujukan untuk anggota forum secara umum atau pihak moderator dalam rangka perbaikan sistem forum, Anda boleh mempostingnya di dalam forum selama tidak menunjuk orang per orang tertentu.

8. Dilarang Menghina Agama

Ada beberapa forum yang memungkinkan terjadinya debat antar agama. Untuk itu diharapkan agar masing-masing netter tidak menghina nama Tuhan, nama Nabi, Kitab Suci, Denominasi, dst. untuk membenarkan keyakinannya sendiri.

9. Cara bertanya yang baik : 

  • Gunakan bahasa yang sopan.
  • Jangan asumsikan bahwa Anda berhak mendapatkan jawaban.
  • Beri judul yang sesuai dan deskriptif.
  • Tulis pertanyaan anda dengan bahasa yang baik dan mudah dimengerti.
  • Buat kesimpulan setelah permasalahan anda terjawab.


Metode Pengalamatan Di Internet


Diperlukan suatu tata cara pengalamatan pada jaringan komputer Internet supaya setiap komputer yang terhubung dengan internet dapat saling berkomunikasi satu sama lain, sistem tersebut hampir sama dengan metode pengalamatan nomor telepon dimana setiap telepon memiliki nomor telepon yang unik.
Dengan konsep dari protokol TCP/IP, setiap komputer yang terhubung pada jaringan TCP/IP, harus memiliki alamat yang unik atau tidak ada yang sama satu dan yang lainnya. Alamat tersebut kita kenal sebagai Internet Protocol Number (IP Number / IP Address), sebesar 32-bit dan direpresentasikan dalam bentuk desimal dibagi menjadi 4 bagian yang dipisahkan oleh tanda titik. Saat ini terdapat konsep-konsep baru yang memungkinkan satu IP dipakai oleh lebih dari satu komputer.
Contoh: 192.15.0.1
1. Host
Host adalah suatu komputer yang terhubung dengan jaringan Internet. Komputer ini dapat memberikan fasilitas layanan kepada jaringan yang  terhubung kepadanya.
2. Domain
Tata cara penamaan suatu host yang dikenal dengan istilah Domain  digunakan untuk menentukan posisi hirarki host dari jaringan Internet. Di bawah nama domain dalam hirarki dimungkinkan adanya nama subdomain.
Penentuan nomor IP Address dan nama domain tidak dapat dilakukan sembarangan. Permohonan harus diajukan kepada Internet Network Information Center (InterNIC). Badan ini mengelola pemakaian alamat IP dan nama domain.
 Berikut ini adalah beberapa nama domain yang ada di Internet:
  • com, co : Digunakan untuk badan komersial. Contoh : yahoo.com, rcti.co.id
  • edu, ac : Digunakan untuk lembaga pendidikan. Contoh : ucla.edu, gunadarma.ac.id
  • gov, go : Digunakan untuk lembaga pemerintahan. Contoh: fbi.gov, bppt.go.id
  • net : untuk gateway jaringan, ISP. Contoh : ibm.net
  • mil : Digunakan untuk militer. Contoh : af.mil
  • org, or : Digunakan utuk organisasi. Contoh : scout.org, asean.or.id

Dikarenakan saat ini jaringan Internet sudah mencakup banyak sekali negara, untuk mempermudah identifikasi lokasi host Internet, dibuatlah hirarki nama domain negara.
Berikut ini adalah beberapa nama domain negara:
  •  id : Indonesia
  • au : Australia
  • ca : Canada
  • fr : France
  • my : Malaysia
  • sg : Singapura
  • uk : United Kingdom, dan lain-lain.

Friday, October 12, 2012

Plagiatisme

Tuhan menciptakan manusia dengan memberikan kecerdasan berpikir untuk menyelesaikan suatumasalah. Setiap ide atau karya yang telah dihasilkan oleh manusia patut diberikan sebuah penghargaan. Karena jika kita ingin dihargai, maka kita juga harus menghargai orang lain. Salah satunya dengan menghargai hasil karya atau ide orang lain. Contoh dari kasus "menghargai" tersebut adalah plagiatisme. Apakah plagiatisme itu?

Plagiatisme adalah suatu tindakan untuk melakukan penjiplakan terhadap hasil karya atau ide orang lain dan membuatnya seakan-akan merupakan hasil karya dari pemikiran dirinya sendiri. Kebiasaan ini sering tidak disadari oleh masyarakat.

Jika terus terjadi adanya tindak plagiatisme di Indonesia dan terus-menerus dibiarkan, bisa jadi beberapa tahun kedepan rasa saling menghargai satu sama lain lambat laun akan hilang.

Agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan orang lain atas hasil karya atau idenya, dibuatlah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). HAKI dibuat agar setiap orang bebas mengekspresikan kekayaan intelektualnya tanpa takut jika hasil karya atau idenya tersebut dibajak atau dicuri orang lain.

Apa yang dimaksud dengan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)?

Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif yang diberikan suatu peraturan kepada seseorang atau kelompok orang atas karya ciptanya. HAKI mencakup hak cipta, hak paten, dan hak merk.

Sangat diharapkan dengan adanya HAKI akan mengurangi tindak plagiatisme di Indonesia. Jadi, marilah kita saling menghargai hasil karya atau ide orang lain agar kita juga dapat dihargai.

Sumber: http://teknologiforever.wordpress.com/2010/05/04/plagiatisme-dan-hak-kekayaan-intelektual/

Pengertian dan Sejarah Internet

Dewasa ini, istilah internet sudah sangat familiar di telinga masyarakat Indonesia khususnya dikalangan remaja. Namun tahukah Anda tentang pengertian dan sejarah internet itu sendiri?
 
Internet merupakan jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi mulai dari yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Lalu bagaimanakah sejarah terciptanya internet hingga saat ini?

Pada tahun 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset tersebut dikenal dengan nama ARPANET.

Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Pada tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program email yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program email tersebut begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada".

Pada tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan ARPANET.

Sejarah selanjutnya pada tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan email dari Royal Signals dan Radar Establishment di Malvern.

Satu tahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Pada tahun 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin menciptakan newsgroup pertama yang diberi nama USENET.

Pada tahun 1981, France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telepon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelepon sambil  berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutiuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jaringan EUNET menyediakan jasa email dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang saat ini kita kenal dengan DNS (Domain Name System). Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih.

Pada tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC (Intenet Relay Chat). Satu tahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah. Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajar antara satu komputer dengan komputer lain yang membentuk jaringan tersebut. Program ini yang dikenal dengan WWW (World Wide Web).

Pada tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncullah istilah "surfing the internet".

Pada tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman dan untuk pertama kalinya "virtual shopping" atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah dan di tahun yang sama Yahoo! didirikan yang juga sekaligus dilahirkannya Netscape Navigator.

Penjelasan mengenai pengertian dan sejarah internet diatas sudah membuat kita tahu proses tercipta dan berkembangnya internet secara pesat dari tahun ke tahun. Apa jadinya bila tidak ada internet? Mungkin hingga saat ini kita tidak dapat mengetahui informasi-informasi yang ada atau terjadi di dunia khususnya negara-negara di luar Indonesia serta kita tidak dapat dengan mudah mengerjakan aktivitas atau pekerjaan kita.

Sumber: http://ageboy.blogspot.com/2012/07/sejarah-internet.html?m=1